Sepenggal Kisah Lama itu Bernama BRISK

lalijungkatan

BRISK

Di era 80-90 an hair cream berlabel BRISK terbitan PT. UNILEVER INDONESIA yang berdomisili di Surabaya satu ini begitu populer, meskipun tidak memiliki tingkat ‘hold’ berlebihan seperti yang dijumpai saat ini dengan boomingnya ‘pomade’ yang memiliki tingkat hold beraneka ragam merk nya (lokal maupun import) . Waktu itu yang paling sering dijumpai adalah BRISK hair cream  berwarna Putih dan Biru (Brisk Spesial dengan cap berwarna Hitam dengan cream warna biru anti dandruff aka ketombe), dikemas dalam tube plastik dengan tutup aluminium. Meskipun ada juga dalam kemasan bening (entah kaca/plastik dan penulis pun belum pernah menjumpai dengan mata kepala sendiri untuk yang satu ini). Dan juga bahkan sempat  dijual dalam kemasan sachet untuk kedua varian (biru dan putih) dan bisa didapatkan di pasar, toko kelontong terdekat (belum kenal dengan indomaret dan maret yang lain nya tentunya).

brisk

Gambar dibawah diambil dari sini sekilas seperti kaca/plastik dengan cap aluminium di atas nya bertuliskan Brisk – The Modern Hair Cream (perhitungan modern waktu itu tentunya saudara).

brisk

Brisk Special

brisk special brisk5 brisk2

Foto Brisk special dinukil dari sini

Merupakan varian anti ketombe yang memiliki berat 115 gram dengan warna cream biru muda. Semoga masih sedikit melawan lupa kembali ke waktu itu ada 2 macam ukuran besar dan kecil untuk jenis kemasan plastik tube seperti gambar di atas.

Satu lagi jika masih saja belom sempat atau bahkan lupa atau malah ada yang belom lahir untuk menikmati seperti apa wujud iklan layanan video klip iklan cream rambut satu ini, bisa dilihat di youtube yang ditayangkan oleh Stasiun Televisi RCTI yang sempat direkam oleh uploader nya mungkin pada waktu jeda iklan penayangan acara Olimpiade Barcelona 1992. (mengutip dari deskripsi artikel Youtube)

Dan jangan salah, kembali lagi ke masa kini, barang satu ini bisa menjadi barang koleksi dan buruan bagi para kolektor barang antik. Dan soal harga…hmmmm…jangan tanya saia…

Salam Klimis #klimiskagemsedanten @lalijungkatan

lalijungky1

Advertisements

Degrease Dengan Sabun Mandi Batangan

lalijungkatan

Apa yang tertulis disini  sekedar pengalaman pribadi penulis untuk menghilangkan efek setelah menggunakan pomade (petrol base hard) dengan menggunakan sabun mandi

Setelah beberapa hari membuat homebrew yang keras dan maen aplikasi di rambut sendiri (ber ulang-ulang) sempat dipusingkan dengan ending yang berujung degrease biar mudah untuk tester berikutnya. Dan kebetulan banget shampoo pun gak ada, akhirnya  maen embat dengan sabun mandi antiseptic batangan ‘D’ yang berwarna biru…..tanpa berpikir panjang begitu basahin rambut dan bikin busa dari sabun ‘D’ tadi hajar deh rambut dengan busa sabun sampe merata.

Dipikir-pikir secara kimiawi, sabun lebih bersifat basa dan akan bereaksi dengan minyak, semoga aja bener….selesai keramas bilas….kesan pertama rambut masih kaku dan agak susah disisir (karena kondisi masih basah). begitu rambut mengering total…rontok semua effek pomade yang notabene ‘kaku’ dan berminyak di rambut, meskipun ada sedikit rambut.

Ternyata ampuh juga sabun batangan satu ini..(sepertinya hal ini berlaku gak hanya untuk sabun antiseptic batangan ber inisial ‘D’ saja) karena pada umumnya sifat sabun batangan bersifat basa dan pasti akan ada reaksi melawan minyaaaaak….(muka berminyak aja di pake in sabun batangan juga keset tuh kulit), ga perlu pembersih muka ini itu.

Dan kali kedua kisah menjalin kasih dengan sabun batangan terulang kembali, penulis memakai frankengrease dan sedikit Dax vegetables yang isinya minyak sayuran daily hair care, untuk nambahin sedikit efek kilau dan lemesin rambut. Setelah degrease dengan sabun batangan ‘D’ pun terjadi lagi dan rontok semua efek nya…..lumayan gak perlu berulang kali keramas untuk hilangi efek pomade. Cukup dengan merogoh beberapa ribu rupiah untuk membeli sabun batangan dan selesai masalah rambut kaku ber pomade.

At least rambut normal kembali dan anti kuman kebetulan pake judul sabun batangan yang antiseptic (semacam nostalgia petani desa jaman dulu yang mandi di kali dan keramas pake sabun batangan yang sama). Toh sehat aja rambut mereka (entah kebetulan ato tidak terlalu peduli dengan kesehatan rambut, kagak tahu dah).

 

Galau adalah harapan, jika dirasa galau dan tidak berani out of the box mencoba sesuatu yang kurang lazim, jangan pernah mencoba untuk meniru ulasan apa yang tertulis di atas. Karena ini semua adalah wujud kenekatan, fakta dan bukan coba-coba hanya dalam rangka untuk digunakan sebagai bahan penulis untuk bercerita.

Salam Klimis #klimiskagemsedanten @lalijungkatan

lalijungky1