RIVON Pomade Riwayatmu Kini

Sempat riuh ramai di era boomingnya trend produk perawatan rambut lokal mulai bergeliat. Termasuk salah satu brand pabrikan asal Surabaya satu ini yang masih satu famili dengan RITA pomade, inilah RIVON. Dari Ricos Pesona.

Sepertinya kini tinggal serakan sebaran produksi terakhir yang masih beredar di pasaran dan mungkin tidak akan lama lagi Rivon yang satu ini akan masuk dalam lembah nostalgia seperti sebaya pendahulunya.

Ini merupakan 1 dari 2 jenis ragam RIVON yang beredar, dalam bahasan kali ini adalah Rivon yang dikemas dalam kemasan jar kaca dengan isi 55 gram dan dalam paket kemasan nya menggunakan paking kardus karton tebal. Dimana varian yang satu lagi hadir tanpa kemasan paking satuan dan menggunakan wadah plastik dengan isi yang lebih kecil berkapasitas hanya sekitar 30 gram saja.

Pure “Natural” pomade yang masih saja dalam kelas light pomade, cukup untuk membantu rambut menjadi berkilau dan mudah ditata dan aroma yang kental dengan kesan perfumery klasik dan tidak begitu menyengat.

Layaknya harga pabrikan, cukup masuk akal dan pantas di kantong kala itu, karena merupakan produksi masal dan jumlah produksi yang melimpah menjadikan hal yang sangat wajar jika harganya pun murah meriah dan hadir tanpa melupakan nilai fungsi bagi penggunanya, sesederhana itu.

Natural, tervisualisasi tanpa kehadiran pewarna tambahan secara mencolok, memiliki tingkat kelembutan pencolekan yang jauh lebih ‘soft‘ jika dibandingkan dengan Rita Lavender baik yang hijau maupun merah (kemasan oval). Hanya saja yang sedikit masih menjadi pertanyaan dan menuju jawaban untuk dikulik adalah mengapa ada penekanan pada label dan tertulis natural, mungkin saja Natural dalam konteks yang akan lebih bisa terjabarkan jika dari pembuatnya ada penjelasan yang lebih jelas tentunya. Sebagai penikmat kita hanya sebatas menerka dan bertanya dengan segala embel-embel asumsi masuk akal saja bukan?

Yang pasti, tahun demi tahun berjalan ke depan, tempat khusus tersendiri bagi para kaum klimis penikmat produk lokal asli Indonesia, menjadikan Rivon ini sesuatu yang bisa jadi tak ternilai dan akan memiliki nilai sejarah nostalgia tersendiri.

Karena satu dan lain hal kebijakan pembuatnya pasti memiliki keputusan terbaik sehingga mengakhiri riwayat Rivon ini, semoga saja citarasa klasik ini tersaji kembali dalam wujud yang berbeda, bukan tidak mungkin bukan? dimana nilai pergeseran trend telah membuat produk pomade ini menjadi naik kasta menjadi sebuah kebutuhan primer layaknya pasta gigi, sabun mandi dan lainnya.

Salam nostalgia penikmat produk lokal Indonesia.

Tancho New 8 Special

2020, dan 5 tahun berjalan menuju tahun-tahun berikutnya, perlahan namun pasti masa edar hair cream yang satu ini tenggelam ditelan jaman. Bagi sebagian penggemarnya adalah sesuatu yang akan dirindukan dan penuh kenangan, kelak.

Tancho New 8 Special, satu dari beberapa jenis produk hair cream dengan nama New 8 dari Tancho ini dibalut dengan genre Anti Dandruff Hair Cream isi 115 gr.

Dan, citarasa Hair Cream yang masih sama di masanya, jika tidak berwarna Biru isinya, ya Biru Muda di dalamnya. Aroma juga khas ala-ala waktu itu, seragam dengan rekan sebayanya seperti Brisk Hair Cream, Mandom Hair Cream, Brylcreem dan lainnya.

HAIR CREAM, dalam konteks ini merupakan sebuah kombinasi perpaduan antara material Air dan Oil di dalamnya, entah nama kekinian nya bisa dianalogikan dengan ‘Hybrid‘ atau apalah silahkan. Kandungan material didalamnya masih dominan material kimia yang diolah sedemikian rupa menjadi sebuah produk penata rambut yang lumer, memberikan efek licin dan kilau pada rambut beserta tambahan embel-embel nilai lebih dengan zat-zat tambahan didalamnya.

Dan, tanpa memberikan sebuah hasil akhir yang membuat rambut menjadi kaku, kering yang seolah kurang seirama lagi dengan tren kekinian dengan ‘demand‘ yang bermacam-macam. Cukup untuk membuat rambut mudah ditata saja, sebaya dengan produk penata rambut di masanya (manfaat esensial).

Tancho New8 yang masih kerabat dengan MANDOM Hair Cream ini, kini adalah sebuah kenangan, masih ada beberapa yang sempat menjualnya jika beberapa pembaca suka dengan ‘Collectible Item’ lokal semacam ini. Dan tidaklah harus mahal tentunya, silahkan coba searching di beberapa marketplace belum lama ini masih bisa kita jumpai.

Satu hal, bahwa ngulik hal-hal yang unik demikian terkadang membawa kesenangan tersendiri karena mau tahu atau tidak pun ternyata banyak sekali produk pasar lokal bukan import bahkan yang aseli Indonesia masih begitu banyak untuk disimak dan dipelajari walau hanya sekedar menambah sedikit wacana saja.

Semoga dimasa pandemi ini bisa lebih banyak waktu dirumah dan berbagi kembali seperti waktu -waktu sebelumnya. Salam klimis

@lalijungkatan

MARIA Orang Aring Brilliantine De Lux

MARIA

Tempo dulu, yang riuh terdengar dan tertangkap dalam benak kita mengenai salah satu produk perapi rambut tidaklah jauh-jauh dari yang namanya Orang Aring. Populer dengan warna Hijau, kemasan botol yang khas unik bercorak dengan tutup kuning. Seperti Rita, Fora, Lilas. Dan kali ini yang menjadi bahan cerita adalah

Maria Orang Aring Brilliantine De Lux

Salah satu dari varian anya adalah seperti penampakan pada gambar, terbungkus cantik dalam plastik yang di ikat dengan rangkaian tali semacam kanvas ala-ala menalikan sepatu, tertuang dalam kemasan botol kaca otentik klasik warna bening, dengan isi cairan brilliantine  warna Hijau tentunya dan dengan penutup plastik berwarna Kuning. Maria yang satu ini berisi kira-kira tida lebih dari 50 ml (karena tidak tercantum berapa kapasitas isi pada labelnya).

Dari segi visual botol, sama persis dengan botol Rita Orang Aring yang senada pula. Hanya saja Maria merupakan salah satu produk Brilliantine dari kota Klaten dan bukan Surabaya atau Semarang tentunya.

Dari aroma, bagi yang antusias dengan hal yang klasik pasti sudah paham dengan aroma khas Orang Aring bukan? Dan memang demikianlah fitrahnya, sebuah kesederhanaan tanpa Gimmick  berlebihan dan apa adanya sebuah produk perawatan rambut tempo dulu.

maria orang aring

Menilik lebih dalam lagi, dari segi komposisi, sudah pasti tidak akan jauh-jauh dari yang namanya Mineral Oil atau White Oil. Sebuah bahan yang masih turunan dari produk Minyak Bumi namun peruntukan nya untuk produk perawatan rambut. Aman? yes…aman dan semua kembali ke perilaku kita sebagai pengguna untuk menggunakan dengan baik, tidak berlebihan dan selalu lakukan perawatan rambut. Jadi bukanlah hal yang harus ditakuti jika pembaca banyak membaca literasi dan memperdalam pemahaman, bahwa tidak serta merta semuanya menjadi sebuah momok yang membuat kita menjadi paranoid dari sebuah produk perawatan sederhana demikian akan menghancurkan diri kita.

Selain White Oil yang memang sudah populis sebagai bahan utama, biasanya terdapat asupan campuran Minyak Kemiri didalamnya serta Ekstrak Orang Aring tentunya ya. Jadi sesederhana itulah produk perawatan rambut semacam ini terlahir. Dan sampe detik ini pun, amat sangat melimpah ruah tersedia di toko-toko tradisional dan penikmatnya pun masih ada dan banyak, tidak tertelan perubahan jaman dengan segala trend yang bergulir dan mebuatnya terlupakan.

Belumlah kenal jika belum mencoba, penasaran dan ingin mencoba? silahkan berburu dan mengenali. Biarpun kita terdampar dalam era Milenial, minimal ada sebuah nostalgia yang bisa kita jadikan bahan cerita untuk generasi berikutnya sebelum produk sedemikian ini akhirnya tersisih yang dahulu sempat mengalami masa kejayaan nya. Selamat mencoba.

Salam Klimis, Lali Jungkatan Famila

#klimiskagemsedanten