Pomade Lokal Indonesia One Man Show Pomade

headlalijungkatanAll The world loves a lover. All the world love ONE MAN SHOW. Man o man-that’s ONE MAN SHOW.

Kurang lebih begitulah slogan yang tercetak dengan jelas dalam kardus kemasan salah satu pomade lokal dengan merk/brand ONE MAN SHOW produksi PT. Gudang Rejeki Utama, Jakarta satu ini.

onemanshow-lalijungkatan-satu

Pomade yang telah memegang ijin Badan Pom Herbal Nomor registrasi: NA18111000966 dengan isi bersih 60 gram dengan berat kotor keseluruhan sekitar 110 gram berwarna visual Hijau Muda ini tergolong dalam jajaran pomade lokal yang berkecimpung di kelas pomade light seperti tancho, mandom, gatsby, rivon, marlboro dan merk sekelas lainnya.

onemanshow-lalijungkatan-duaDengan desain kemasan yang hampir mirip dengan produk pomade MANDOM hair cream lawas dengan warna ‘cap‘ penutup yang cenderung ke warna hijau army ke abu-abu an dan warna warna pot gradasi terang mengikuti keselarasan warna penutupnya dan Tulisan Underline ONE MAN SHOW Gold emboss pada penutupnya seolah membawa kita kembali flashback ke era jaman keemasan pomade lokal aseli Indonesia beberapa dekade ke belakang yang ramai menghiasi dunia klimis (dalam arti klimis yang sebenarnya dengan sedikit efek hold saja).

Kemasan pembanding, ijin Share Gambar Mandom di ambil dari Cilegon Antik

Menilik ke sisi bahan yang digunakan dalam menyusun pomade tersebut, antara lain beeswax (lilin lebah) hanya saja tidak terdeskripsi natural atau white beeswax, Isopropyl Lanolate (bahan kimia modifikasi lanolin dan merupakan turunan lanolin paling ideal yang digunakan sebagai bahan pembuatan kosmetik beberapa dekade terakhir). Kemudian tersusun dari petrolatum, lanolin dan fragrance. Dari komposisi bahan yang terpaparkan pada label menunjukkan bahwa pomade satu ini dibuat tanpa melibatkan adanya unsur oil/minyak (berbeda dengan pendahulunya Tancho dan Rivon yang menggunakan keterlibatan Castor Oil di dalamnya) dan pasti akan menunjukkan struktur kepadatan yang berbeda jika penulis coba bandingkan secara visual dan colekan nya dengan Rivon.

lalijungkatan-onemanshow-vs-rivonTerlihat bahwa Rivon(bawah) lebih terkesan kental kehadiran minyak penyusunnya jika dibandingkan dengan One Man Show(atas).

Dari aroma yang dihasilkan lebih mirip (bukan persis) mendekati seperti aroma Rivon Pomade produksi PT. Ricos Pesona namun One Man Show memiliki aroma yang sedikit lebih tajam layaknya deodorant produk khas PT. Gudang Rejeki Utama seperti Tolino atau Pierre Cardin.

onemanshow-lalijungkatan-tigaSoal aplikasi hasil light pomade ini pada rambut, sudah pasti hanya akan menghasilkan efek ‘klimis’ yang lebih dominan daripada menyoal urusan tingkat hold atau daya set nya pada rambut. Bagi yang suka dengan nuansa rambut klimis dalam makna benar-benar klimis secara visual tanpa efek kaku dan kebetulan cocok dengan aroma yang dihasilkannya, One Man Show sangat pas untuk dicoba dan digunakan sebagai alternatif lain untuk ber klimis ria.

Indahnya berbagi dan Selamat mencoba

lalijungkatan-blogfooter

Advertisements

Rita itu …

headlalijungkatan

RITA

Mungkin generasi era bapak dan emakΒ  bahkan kakek nenek kita lebih kenal dan familiar betul pecinta denganΒ  beberapa item produk ini (ada juga selain RITA tentunya) daripada generasi sekarang (meskipun ada juga beberapa yang masih loyal dan tahu betul produk lokal yang satu ini). Salah satu Legenda Hidup yang masih berjuang melawan menunjukkan eksistensinya di kelas menengah ke bawah dengan harga yang relatif murah dan terjangkau.

rita-lalijungkatanhanya beberapa item produk untuk rambut dari Ricos Pesona, Surabaya

ricos_pesona_pt Ricos Pesona, yang mulai mengibarkan bisnisnya sejak 1948 di jajaran produk kelas menengah ke bawah ini mendapatkan hati para konsumen setianya hingga detik ini.

Kini, beberapa item seperti RITA lavender (merah/hijau) perlahan namun pasti mulai sedikit susah didapatkan, semoga kabar discontinued mengenai produk ini adalah tidak benar (sangat disayangkan jika benar-benar terjadi meneruskan produk sekelas yang sudah hilang), kecuali untuk RIVON masih banyak dijumpai untuk kedua ukuran 55 gram dan 30 gram (tidak sesulit RITA lavender brilliantine merah dan hijau). Dan untuk minyak rambut/hair oil dalam kemasan botol (botol kaca dan plastik dengan isi warna hijau dan kuning) juga masih banyak dijumpai beredar di pasaran.

Jika memang benar semenjak 1948 RITA lavender ini telah beredar ikut memerdekakan kebebasan gaya rambut klimis waktu itu, sah bila dikategorikan masuk dalam kategori barang jadhoel dan beberapa menjadikannya sebagai salah satu ‘collector item‘ dan pasti akan menjadi antik pada waktunya dan layak koleksi. (beberapa lapak jadul pun bahkan sudah mengklaimnya sebagai barang antik dan ada yang menjualnya).

Seperti Miss London Solidified Brilliantine, Fora dan Japarco Pomade ini salah satunya yang telah hilang di peredaran dan menjadi barang buruan. (sedikit terlambat penulis tidak bisa mendapatkan item satu ini dan terlanjur meluncur ke Makassar).

japarco miss londongambar di ambil dari lapak barang antik dari Cilegon Antik

Untuk review RITA ini banyak blog yang membuat review nya (silakan bisa googling, banyak blog teman kita yang melakukan review).

Untuk ulasan mengenai Hair Oil dari RITA ini akan dipaparkan pada ulasan berikutnya yang akan datang.

Indahnya berbagi, salam klimis

#klimiskagemsedanten

lalijungkatan-blogfooter