Hayjen Pomade

materi-instablog

Pomade Jadul itu bermerk Hayjen

Dengan dimensi yang unik berbentuk balok 2.5 cm x 4.5 cm x 5.5 cm dengan balutan warna Merah yang dominan dan isinya masih saja citarasa khas tempo dulu berupa Brilliantine atau bisa disederhanakan ‘Light Pomade’ yang lebih fokus memberikan efek kilau dan mudah ditata bagi para penggunanya, ya..sesederhana itu.

hayjen-1

Entah beredar dan diproduksi pada era tahun berapa kehadiran produk satu ini sempat bertebaran di Indonesia, yang pasti para sesepuh pendahulu yang lebih awal menikmati dunia klimis di Indonesia layak untuk bangga  menggunakan produk satu ini sebagai pengguna bahkan pecinta pomade pada jamannya.

Mengenai aroma, karena sudah terlalu lama dan mulai bereaksi dengan kemasan yang masih berbahan keping kaleng logam dengan hadirnya korosi dan muncul bercak-bercak karat, tidakmemungkinkan lagi untuk memaparkan ulang aroma apa sebenarnya yang dikandung pomade ini.

hayjen-4

Tekstur dan rasa dalam pencolekan begitu lembut, lengket layaknya ‘Murrays’s Pomade’ jika boleh diambil contoh sebagai pembanding, sedikit di atas light pomade ‘Superlight’ dan lembut pada saat pencolekan ‘scooping’.

Processed with VSCO

Pada kemasan tertuliskan PRODUCT BY HAYJEN PERFUMERY dengan gambar sosok wanita yang sedang berpose,

hayjen-2

Dan pada sisi sebaliknya semacam gambar mercusuar yang dibalut dengan tulisan Huruf Mandarin

hayjen-5

Jamanpun berubah dan modernisasi semakin tak terbendung memacu untuk selalu memberikan inovasi,

logo-hayjen2

Hayjen, dalam situs resminya tetap saja hadir tanpa melupakan sisi keunikan yang cenderung klasik ‘vintage’ dalam beberapa produknya yang sampe detik ini masih bertebaran di pelosok negeri.

lusayu-hayjen

Seperti terlihat pada gambar di atas, minyak rambut dengan merk ‘Lus Ayu’ pun sampai detik ini masih saja konsisten hadir  khas dengan kemasan botol kaca nya yang unik, retro, vintage.

Memiliki penggemar tersendiri yang masih saja loyal dan bangga dengan produk dalam negeri  yang diimbangi dengan keberadaan produk yang tak lekang oleh jaman dengan harga yang terjangkau dan sanggup terbeli untuk semua lapisan masyarakat yang berhak untuk tampil dengan gaya rambut kekinian tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam membuat produk seperti di atas tetap saja tangguh dan sanggup untuk mengimbangi dinamika perkembangan tren produk perawatan tubuh saat ini.

logo-hayjen

Salam klimis,

lalijungkatan-blogfooter

Sekedar Ganti Baju

materi-instablog

Bahwasanya proses demi proses ini adalah sebuah perjuangan yang harus dilalui demi mewujudkan dan memberikan sebuah karya yang lebih baik lagi. Perlahan namun pasti tanpa harus benar-benar berhenti tanpa gerak untuk bertindak menuju perubahan yang lebih baik.

Riak-riak anak negeri yang beranjak dari benar-benar nol besar dengan segala keterbatasan kemampuan untuk selalu memperjuangkan sekaligus menikmati nilai-nilai dinamika kehidupan dalam rangka menuju sebuah tatanan hidup yang lebih baik. Perlahan pun dengan segala keterbatasan dalam berproses adalah sebuah nilai lebih bagi kami untuk selalu mendekat pada hasil akhir yang lebih baik.

Tanpa melupakan dan melanggar segala tatanan, aturan dan langkah-langkah yang harus dilalui seperti layaknya produk perawatan tubuh yang ada disekeliling kita yang lebih dahulu telah mencukupi segala kaidah yang berlaku sesuai yang ditentukan oleh negara  telah melalui tahapan tersebut, disini kamipun berdaya upaya. Membenahi satu per satu dan yang pasti  jalan ke depan yang kami tempuh adalah sebuah jalan panjang penuh liku untuk dilalui dan bukanlah  jalan yang serta-merta menjadi/instan dalam waktu singkat berwujud, mengingat terdapatnya perbedaan banyak faktor didalamnya untuk menuju akhir yang sama.

Tidak lebih hanya berangkat dari industri kecil/rumahan dan bukan menjadi alasan untuk membuat kami untuk berkecil hati terus maju dan berkarya. Berkarya dengan baik dan benar seoptimal mungkin.

Mencoba berbenah kembali, dari sisi kemasan yang masih saja tetap dengan bangganya menggunakan produk pabrikan lokal dengan sedikit berubah warna dari bentuk yang sama.

tjap-lali-djoengkatan-new

Tahap-demi tahap memperbaiki tampilan detail kemasan sesuai kaidah yang harus dipatuhi dan semoga tetap saja menjadi suguhan sederhana dari kota tercinta Jogjakarta untuk Indonesia tanpa ada membeda-bedakan siapa kita, darimana kita.

Semoga beberapa waktu ke depan dengan segala doa dan dukungan pembaca, pengguna, bahkan sekedar pengapresiasi karya sederhana ini, membuat kami untuk lebih matang menghadirkan sebuah karya yang sebenar-benarnya telah menyelesaikan tahapan demi tahapan   segala aturan yang ada di negeri kita tercinta, Indonesia.

Dan semoga negeri ini tidak menutup mata dan mampu mengakomodasi, selalu menilai positif dan memberikan pelajaran-pelajaran dengan memberikan petunjuk jalan yang semestinya dengan kehadiran kami dan teman-teman semua yang juga masih berjuang menikmati liku jalan panjang yang sama ini untuk selalu terus bergerak maju tanpa ganjalan dan rintangan yang mematahkan semangat kami di kemudian hari, amin.

Salam Klimis

lalijungkatan-blogfooter

Pomade Lokal Indonesia One Man Show Pomade

headlalijungkatanAll The world loves a lover. All the world love ONE MAN SHOW. Man o man-that’s ONE MAN SHOW.

Kurang lebih begitulah slogan yang tercetak dengan jelas dalam kardus kemasan salah satu pomade lokal dengan merk/brand ONE MAN SHOW produksi PT. Gudang Rejeki Utama, Jakarta satu ini.

onemanshow-lalijungkatan-satu

Pomade yang telah memegang ijin Badan Pom Herbal Nomor registrasi: NA18111000966 dengan isi bersih 60 gram dengan berat kotor keseluruhan sekitar 110 gram berwarna visual Hijau Muda ini tergolong dalam jajaran pomade lokal yang berkecimpung di kelas pomade light seperti tancho, mandom, gatsby, rivon, marlboro dan merk sekelas lainnya.

onemanshow-lalijungkatan-duaDengan desain kemasan yang hampir mirip dengan produk pomade MANDOM hair cream lawas dengan warna ‘cap‘ penutup yang cenderung ke warna hijau army ke abu-abu an dan warna warna pot gradasi terang mengikuti keselarasan warna penutupnya dan Tulisan Underline ONE MAN SHOW Gold emboss pada penutupnya seolah membawa kita kembali flashback ke era jaman keemasan pomade lokal aseli Indonesia beberapa dekade ke belakang yang ramai menghiasi dunia klimis (dalam arti klimis yang sebenarnya dengan sedikit efek hold saja).

Kemasan pembanding, ijin Share Gambar Mandom di ambil dari Cilegon Antik

Menilik ke sisi bahan yang digunakan dalam menyusun pomade tersebut, antara lain beeswax (lilin lebah) hanya saja tidak terdeskripsi natural atau white beeswax, Isopropyl Lanolate (bahan kimia modifikasi lanolin dan merupakan turunan lanolin paling ideal yang digunakan sebagai bahan pembuatan kosmetik beberapa dekade terakhir). Kemudian tersusun dari petrolatum, lanolin dan fragrance. Dari komposisi bahan yang terpaparkan pada label menunjukkan bahwa pomade satu ini dibuat tanpa melibatkan adanya unsur oil/minyak (berbeda dengan pendahulunya Tancho dan Rivon yang menggunakan keterlibatan Castor Oil di dalamnya) dan pasti akan menunjukkan struktur kepadatan yang berbeda jika penulis coba bandingkan secara visual dan colekan nya dengan Rivon.

lalijungkatan-onemanshow-vs-rivonTerlihat bahwa Rivon(bawah) lebih terkesan kental kehadiran minyak penyusunnya jika dibandingkan dengan One Man Show(atas).

Dari aroma yang dihasilkan lebih mirip (bukan persis) mendekati seperti aroma Rivon Pomade produksi PT. Ricos Pesona namun One Man Show memiliki aroma yang sedikit lebih tajam layaknya deodorant produk khas PT. Gudang Rejeki Utama seperti Tolino atau Pierre Cardin.

onemanshow-lalijungkatan-tigaSoal aplikasi hasil light pomade ini pada rambut, sudah pasti hanya akan menghasilkan efek ‘klimis’ yang lebih dominan daripada menyoal urusan tingkat hold atau daya set nya pada rambut. Bagi yang suka dengan nuansa rambut klimis dalam makna benar-benar klimis secara visual tanpa efek kaku dan kebetulan cocok dengan aroma yang dihasilkannya, One Man Show sangat pas untuk dicoba dan digunakan sebagai alternatif lain untuk ber klimis ria.

Indahnya berbagi dan Selamat mencoba

lalijungkatan-blogfooter