Tematic Pomade Review

materi-instablog

TEMATIC REVIEW

Tematic review yang akan terpapar ke depan adalah sebuah wacana, pendapat yang diusung dari sudut pandang ‘user’ pengguna dengan bertema rangkaian ragam ‘brand’ pomade yang masih memiliki keselarasan citara yang sama. Seperti lingkup tema natural, petrol, organik, vegan, water based atau apapun penyebutannya dalam dinamika trend produk perawatan dan gaya rambut saat ini.

Bersinergi dengan sahabat pomade enthusiast untuk memapar ulang sekelumit pengalaman demi pengalaman dalam perjalanannya satu per satu dalam menikmati ragam pomade yang bertebaran di Indonesia, baik import, lokal, pabrikan maupun ‘home made’.

Hadir karena terlalu sering dalam kami bertatap muka, berbagi informasi dan tanpa lupa canda tawa layaknya bersosial dunia nyata, akhirnya mengerucut menjadi sebuah obrolan-obrolan yang sedikit bangkit membawa muatan edukasi dan pemahaman, pelan namun pasti mencoba menggali sebuah cerita ‘experience based’ dan menuangkannya dalam kajian sederhana dengan harapan semoga menambah katalog review yang telah terdokumentasi selama ini menjadi lebih beragam.

Sadar betul bahwa perbedaan akan nampak lebih indah jika kita bisa menyikapi dengan cara pandang yang lebih arif, bekerjasama dengan rekan-rekan penggemar dan pecinta pomade dari Jogjakarta khususnya (karena kebetulan porsi kami dalam berdinamika dan bertatap muka lebih dominan terjadi di kota Jogjakarta, tanpa menutup diri untuk selalu terbuka berbagi dengan semua sahabat dimanapun berada).

Sebagai permulaan untuk review tematik pertama berupa tematik review pomade Natural, yang akan dipersembahkan oleh

eddoz

Eddoย 

Mengingat maraknya pertanyaan2 sehubungan dengan pomade apa yang cocok untuk rambut kita, lalu gimana cara menyikapi karakter pomade a b c dan juga cara mensiasati aplikasi pomade a b c untuk rambut kita…. saya berinisiatif untuk membuat serangkaian review yang bersifat kontinyu dengan mengambil tema tertentu dan memakai beberapa pomade yang berbeda brand namun masih sama konsepnya… dengan harapan agar komparasi karakter tiap produk bisa terbaca jelas dan juga pembaca mampu bersikap lebih bijak dan cermat dalam menggunakan beberapa produk pomade ato hairstylist tertentu…
.
Tentunya review kali ini sifatnya masih semi-objektif dan lebih berpusat dalam kajian siasat penggunaannya…. jadi saya ga akan ngomong panjang lebar ttg substansinya sendiri.. namun lebih ke dampak pada rambut kita (hasil penyisiran).
.
Kali ini.. saya coba untuk posting serangkaian deep review tematik tentang beberapa pomade..
dan tema yg akan coba saya angkat untuk pertama kali adalah pomade Non-Petrol a.k.a Natural..
.
Istilah Natural pada pomade modern nampaknya sudah mengalami pergeseran makna. Pada masa sekarang.. makna natural sendiri sudah tidak mengacu lagi pada bahan dasar minyak2 tumbuhan yang sifatnya hanya melumasi dan hanya memberi kilau. Namun lebih ke arah tipikal minyak rambut padat yang bebas bahan kimia sintetis, maupun bahan turunan minyak bumi yang berbentuk petroleum jelly, microcrystalline wax, mineral oil, dsb.. padahal jika kita mencoba menarik kembali sejarah terbentuknya bahan itu. Petrol dkk pun masih bisa disebut natural karena bahan pembentuknya masih mengambil dari sumber daya alam yang ada (minyak bumi). Apalagi di jaman skrg, para user seringkali salah kaprah dan mudah terprovokasi dengan istilah natural.
Dalam prakteknya, beberapa produk yg di labeli Natural oleh produsennya memiliki beberapa ciri khas yang sama.. yaitu tidak menggunakan bahan2 turunan petrol dkk, dan juga mengandung lebih banyak bahan minyak esensial yang sifatnya lebih ke perawatan rambut.. oleh karena itu.. karena review ini sifatnya DIY (tanpa sponsor sementara ini) saya mencoba untuk mereview secara mendalam, beberapa koleksi pribadi saya yang dilabeli natural alias non-petrol tersebut. Review ini murni saya buat agar teman2 lebih terbuka wawasannya tentang penggunaan pomade non-petrol yang notabene memiliki karakter yang lebih tidak umum, dan juga bagaimana cara mensiasatinya agar hasil pemakaian tetap maksimal. Tanpa bermaksud untuk promosi.

Sumber (Original) : Eddo

Bersama dengan para sahabat pecinta/pengguna/pemerhati/penikmat pomade Jogjakarta

pej

Menyajikan serangkaian beberapa pomade natural hasil jerih payah koleksi pribadi beliau untuk dipapar ulang.

natural-pomade

Semoga membawa manfaat bahwa misi sederhana blog ini untuk menyajikan beberapa rangkai review semata untuk menambah wawasan dan pemahaman kita sebagai pengguna untuk sedikit lebih mengerti secara mendalam. Kurang dan lebihnya adalah ketidaksempurnaan kita semua dalam berupaya semaksimal mungkin teman-teman berusaha.

Salam Klimis.

lalijungkatan-blogfooter

Advertisements

Hayjen Pomade

materi-instablog

Pomade Jadul itu bermerk Hayjen

Dengan dimensi yang unik berbentuk balok 2.5 cm x 4.5 cm x 5.5 cm dengan balutan warna Merah yang dominan dan isinya masih saja citarasa khas tempo dulu berupa Brilliantine atau bisa disederhanakan ‘Light Pomade’ yang lebih fokus memberikan efek kilau dan mudah ditata bagi para penggunanya, ya..sesederhana itu.

hayjen-1

Entah beredar dan diproduksi pada era tahun berapa kehadiran produk satu ini sempat bertebaran di Indonesia, yang pasti para sesepuh pendahulu yang lebih awal menikmati dunia klimis di Indonesia layak untuk bangga ย menggunakan produk satu ini sebagai pengguna bahkan pecinta pomade pada jamannya.

Mengenai aroma, karena sudah terlalu lama dan mulai bereaksi dengan kemasan yang masih berbahan keping kaleng logam dengan hadirnya korosi dan muncul bercak-bercak karat, tidakmemungkinkan lagi untuk memaparkan ulang aroma apa sebenarnya yang dikandung pomade ini.

hayjen-4

Tekstur dan rasa dalam pencolekan begitu lembut, lengket layaknya ‘Murrays’s Pomade’ jika boleh diambil contoh sebagai pembanding, sedikit di atas light pomade ‘Superlight’ dan lembut pada saat pencolekan ‘scooping’.

Processed with VSCO

Pada kemasan tertuliskan PRODUCT BY HAYJEN PERFUMERY dengan gambar sosok wanita yang sedang berpose,

hayjen-2

Dan pada sisi sebaliknya semacam gambar mercusuar yang dibalut dengan tulisan Huruf Mandarin

hayjen-5

Jamanpun berubah dan modernisasi semakin tak terbendung memacu untuk selalu memberikan inovasi,

logo-hayjen2

Hayjen, dalam situs resminya tetap saja hadir tanpa melupakan sisi keunikan yang cenderung klasik ‘vintage’ dalam beberapa produknya yang sampe detik ini masih bertebaran di pelosok negeri.

lusayu-hayjen

Seperti terlihat pada gambar di atas, minyak rambut dengan merk ‘Lus Ayu’ pun sampai detik ini masih saja konsisten hadir ย khas dengan kemasan botol kaca nya yang unik, retro, vintage.

Memiliki penggemar tersendiri yang masih saja loyal dan bangga dengan produk dalam negeri ย yang diimbangi dengan keberadaan produk yang tak lekang oleh jaman dengan harga yang terjangkau dan sanggup terbeli untuk semua lapisan masyarakat yang berhak untuk tampil dengan gaya rambut kekinian tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam membuat produk seperti di atas tetap saja tangguh dan sanggup untuk mengimbangi dinamika perkembangan tren produk perawatan tubuh saat ini.

logo-hayjen

Salam klimis,

lalijungkatan-blogfooter